Objek Diduga Cagar Budaya : "Batu Capeo"
Deskripsi :
Batu Capeo (atau Batu Capeu) merupakan salah satu Cagar Budaya Peringkat Kota yang telah resmi ditetapkan oleh Pemerintah Kota Ambon melalui SK Wali Kota Nomor 802-811 Tahun 2021. Lokasi: Terletak di wilayah pesisir Negeri Amahusu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.
Bentuk: Merupakan formasi batu karang alami di pinggir pantai yang memiliki bentuk unik menyerupai topi bergaya Eropa (topi kumpeni).
Asal Nama: Kata “Capeo ” atau “Capeu ” berasal dari bahasa Portugis “Chapeu ” yang berarti topi. Situs ini memiliki dua dimensi nilai yang sangat kuat bagi masyarakat Ambon:
Legenda Nenek Luhu: Secara turun-temurun, masyarakat percaya bahwa batu ini adalah topi milik Putri Ta Ina Luhu (Nenek Luhu) yang terbang tertiup angin saat ia melarikan diri menggunakan kuda dari kejaran tentara Belanda.
Saksi Kolonial: Bentuknya yang menyerupai topi perwira Eropa juga menjadi simbol visual dari periode kehadiran bangsa Portugis dan Belanda di tanah Maluku. Memasuki tahun 2026, Batu Capeo menjadi bagian dari paket wisata sejarah di semenanjung Nusaniwe bersama dengan Museum Siwalima dan Batu Lobang.
Konservasi: Sebagai cagar budaya resmi, objek ini dilindungi dari pengrusakan fisik dan pengambilan material batu oleh Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XX.
Daya Tarik Wisata: Lokasi ini menjadi titik populer bagi wisatawan untuk melihat matahari terbenam (sunset) karena letaknya yang menjorok ke arah laut Teluk Ambon.
Informasi Umum | |
|---|---|
Lokasi | |
Koordinat | -3.7125375,128.1511094 |
Jenis | |
Status Perlindungan | |
Kondisi | |